Apr
16
kita tak pernah tahu di detik berikut nya
April 16, 2009 | Tagged kenduri cinta, nasib, reboan, takdir |

waktu
manusia adalah makhluk mungkin, bukan seperti malaikat yang merupakan makhluk pasti. maka dari itu derajat manuai bisa lebih tinggi dari malaikat namun tak jarang lebih rendah dari binatang. itu kodrat yang memang sudah digariskanNYA. maka ketika Iblis menolak bersujud kepada Adam tentu punya alasan yang sebenarnya “mungkin” sudah diskenariokan Tuhan. dan skenario iblis itu di wujudkan dalam ucapannya yaitu “berilah aku tangguh waktu” dan Tuhan mengiyakan untuk memberikan tangguh waktu. tapi sebenarnya tangguh waktu untuk apa? Cak Nun dalam perhelatan tikungan iblis secara implisit menyebutkan tangguh waktu itu seperti ini “Tuhan berikan aku tangguh waktu, untuk membuktikan kepadamu kalau memang adam tidak layak di sujudi itu bisa dilihat dari tingkah manusia sekarang ini, Iblis jelas kalah sadis, kalah bengis, kalah segala - galanya dari yang namanya manusia.
opening tadi sebenarnya diluar dari konsep yang akan saya tulis dalam blog ini, tapi lagi lagi kita tidak akan pernah tahu detik kemudian, maka secara mengalir tulisan ini menyuguhkan cerita seperti diatas.
sebenarnya postingan ku kali ini ingin mengisahkan tentang kejadian kemarin, ketika kopaja 608 yang aku naiki menabrak sebuah pohon di arteri permata hijau ke arah slipi.berawal dari rencana bertemu dengan mas nugroho untuk mengikuti acara reboan yang memang baru pertama kali aku ikuti.
seperti biasa menunggu di Blok M rencana nya mau naik 45 (blok m tangerang) atau 37 (blok m- muara angke) akan tetapi kedua bis tersebut lama tidak menampakkan batang spion nya akhrnya ada sebuah kopaja 608 jurusan tanah abang melintas tanpa babibu (bukan babu babi dan babe ya) aku langsung naik, begitu keluar shelter blok M bus sempat tertahan lampu merah beberapa saat, disitu kebimbangan antara naik dan turun tercipta di pikiranku. mungkin buat yang paham indra ke 6 disitulah sang sixsence mendesir - desirkan keraguan kedalam benak kita kalau memang akan muncul bahaya. akan tetapi kadang manusia tidak menganggapnya dan me-masa bodo- kan nya. maka banyak orang yang bilang “kalau ragu -ragu jangan”
akhirnya aku tetap naik kopaja tersebut dengan berpikir akan turun di slipi kemudian berjalan ke slipi jaya, karena aku janjian disana, padahal bis itu menuju ke tanah abang dan memang reboan malam itu di berantas tanah abang.
memang detik berikutnya tidak pernah di duga, setelah melihat HP untuk melihat pukul berapa Kopaja melaju kencang. tepat setelah lampu merah pasar palmerah. aku berpikir biasa saja karena memang demikian keadaan angkutan umum kita terutama kopaja dan metromini. sesudah meletakkan HP di tas, aku berusaha menyandarkan kepala sambil mendengarkan suara ibu ibu disamping ku yang mengatakan “bentar lagi nyampai kok” dan tiba tiba . Brakkkk kopaja tiba - tiba membangting kekanan dan menabrak sebuah pohon di samping perlintasan kereta rangkas bitung tanah abang. semua penumpang berhamburan keluar, kendaraan disamping kiri kami semua praktis berhenti. alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya sedikit yang luka karena benturan.
firasat ibu tadi kalau sudah akan nyamapai, kemudian keraguan ku tentang jadi tidaknya naik bis itu terjawab… mobil itu menabrak pohon untuk menghindari gerobak yang berjalan di sisi kanan jalan.
tidak terpikir detik itu akan terlewati seperti itu,
seperti halnya ketika ceramah Ustd Yusuf Mansur tentang fadilah sholat dhuha, dirikan 4 rekaat di pagi hari, maka rejeki siang mu Allah yang jamin” demikian terang yusuf mansyur. dan kemarin senin pagi aku melakukan ritual yang sudah lama tidak aku lakukan sejak STM dulu, dan subhanallah bukan rejeki berupa materi (rupiah) yang aku dapat ketika siang nya akan tetapi seorang teman (bobby andika) menawarkan sebuah doamain dan hosting gratis untuk ku cukup dengan memasang banner pulsa lancar nya dia. Alhamdulillah.
demikian cerita saya tentang sebuah ke gaib an. gaib itu adalah sesuatu yang belum terjadi. itulah ghaib. demikian urai CN dalam sebuah ceramahnya di KC. manusia berusaha menselaraskan keinginan nya dengan garis dari Tuhan itulah yang selalu di ucapkan dalam doa doanya…… karena kodrat manusia adalah baik.







