Seberapa kita mengenal sejarah kita? sebuah pertanyaan simple dari penulis untuk para pembaca semuanya. masih ingatkah anda tentang samudera pasai , tentang gajah mada dan majapahit yang merupakan kerajaan besr kala itu, atau lebih kedepan lagi, ingatkah anda dengan Sumpah Pemuda , Dekrit Presiden 59, angkatan 66, Pemberontakan PKI dll. mungkin generasi tahun 80 an orang masih ingat tentang Kerajaan Kerajaan semacam syailendra, mataram, kediri, singasari dan majapahit, kemudian generasi Tahun 90 an sedikit “berkurang” daya ingatnya hingga hanya mampu menginggat era era Orde lama dan pra kemerdekaan. dan sekarang Generasi Muda Mungkin hanya ingat Sekitar 5 Tahun belakangan ini saja atau bahkan mungkin lebih sedikit dari itu. Ini pertanda memang kita tidak pernah serius membangun sebuah bangsa yang memang menghargai sejarahnya. Sebuah bangsa yang besar yang tidak paham akan kebesaran bangsanya. bangsa yang diberi rahmat oleh Tuhan tapi tidak merubahnya menjadi sebuah barokah untuk rakyatnya.

Menengok kebelakang sebenarnya Indonesia adalah sebuah bangsa yang memang benar benar “besar”. Anda pernah mendengar tentang sebuah peradaban Atlantis dan Lemuria. Atlantis adalah peradaban 12 ribu tahun yang lalu. yang tingkat peradabannya memang luarbiasa. Peradaban mutakhir yang akhirnya tenggelam oleh Glester Es dan ada yang menyebutkan pula tenggelam karena banjir NUH. Seorang Profesor dari Brasil (Aryso Santos) sudah melakukan penelitian selama 30 tahun menyebutkan Peradaban Atlantis adalah Indonesia Hal ini disebutkan dalam bukunya Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitive Locazation of Plato’s Lost Civilization (2005). Dalam buku tersebut disebutkan Luas Wilayah, Cuaca, Gunung berapi, sistem pertanian menyimpulkan kalau atlantis adalah Indonesia. Peradaban yang mungkin masih menjadi sebuah pertanyaan besar apakah benar ada atau tidak, tapi terlepas dari keberadaan ada atau tidaknya peradaban tersebut wilayah indonesia sudah membuktikan kalau memang Indonesia adalah Surga. Dalam sebuah kasetnya Emha Ainun Nadjib Pernah melukiskan kalau surga pernah bocor dan cipratan dari kebocoran surga adalah Indonesia.

Lalu apa yang terjadi dengan Negeri yang kaya akan musim dan dilewati matahari sepanjang tahun yang membuat subur tanahnya sehingga Koes Plus bisa menggambarkan dengan melemparkan batu dan kayu maka akan tumbuh menjadi  tanaman, Negeri yang Ditemukan fosil manusia Purba pertama (yang menandakan adanya sebuah kehidupan yang memang sudah lama), Negeri yang Gemah Ripah Loh Jinawi, dan kebanggaan - kebanggan lainnya yang bisa kita sebutkan.

Kita memang tidak pernah sadar kalau kita adalah negeri besar, negeri yang secara geologis terletak di terletak diantara dua lempeng Eurasia dan Lempeng Indo Australia, mempunyai banyak sekali budaya dan bahasa, dan semakin banyak bahasa akan semakin tua peradaban itu. hanya di Indonesia mempunyai berbagai macam bahasa yang mempunyai banyak makna, terutama bahasa jawa. kalau bahasa inggris hanya mengenal bahasa dalam 3 tahap yaitu, masa lampau, sekarang dan akan datang. tetapi tidak dengan bahasa Jawa (maaf saya tidak bermaksud jawa sentris) Dalam bahasa jawa 1 kata bisa mempunyai 5 sampai sepuluh macam kata yang mempunyai arti sama, bayangkan jika 1 kata membutuhkan beberapa tahun untuk “mendeklarasikan”nya maka sudah berapa tahun bahasa jawa ada. Seorang teman sempat memberitahukan kalau bahasa jawa merupakan salah satu bahasa yang hadir dari bahasa sanksekerta dan sangsekerta adalah salah satu bahasa tertua di dunia selain bahasa slavik dan yunani. seorang cendekiawan india Menulis tentang adanya kerajaan dwipantra atau kerajaan Hindu Jawa Dwipa di pulau jawa dan sumatera pada 200 SM.

Bayangkan berapa tuanya sebenarnya sejarah republik ini. anda tahu latah, anda tahu mutilasi, anda tahu nekad. itu hanya ada di Indonesia tidak ada di negeri lain. Semua ada diindonesia, mungkin itu tagline yang tepat buat negeri ini. Negeri yang pemerintahnya tidak pernah mau sedikitpun menengok kebalakang dan bercermin tentang kebesaran bangsa ini. Pemerintah yang cuek saja ketika Tempe nya di klaim jepang, kemudian batik dan lagu rasa sayange di klaim saudara serumpun kita malaysia. bukan hanya Negeri asing yang mengambil kebudayaan asli kita, pemerintah sendiri ikut serta memusnahkannya. Muara Takus dan Candi Trowulan adalah contohnya.  Bukan hanya pemerintah yang tidak peka, kadang masyarakat juga tidak ada kesadaran diri untuk melestarikan sejarah. Tiket masuk Museum kita hanya 500 - 1000 rupiah saja. itupun juga sangat jarang sekali pengunjungnya, hanya anak sekolah dasar yang melakukan karya wisata.

Lalu apa yang bisa kita perbuat sekarang, sebagai generasi muda, Ditengah sebuah Himpitan Budaya barat yang makin merajai, pergaulan bebas, Sifat Instan dalam setiap hal, kekerasan, Hidup Mewah, menjadi patron Sebagian besar Generasi muda kita. tayangan televisi semakin memperburuk cara pikir kita. Media Internet sering menjerusmuskan kita kalau kita tidak antisipatif. lalu kita harus bagaimana? Ikut arus atau tetap punya sikap walau dianggap puritan? Mari kita mengenal “diri kita” sejarah kita, masa lalu kita, maka kita akan tahu betapa sebenarnya kita hebat tanpa harus Mengikuti Trend yang membuat kita menjadi terjerembab seperti ini. dalam sebuah Pertunjukan yang pernah saya lihat di kisahkan Kita 6 abad yang lalu adalah “garuda”  Terbang mengelilingi angkasa dengan kepak sayapnya, menjadi penguasa angkasa Mengumpulkan banyak makanan Dari Nusantara Ini. Mengelilingi Asia Sampai Ke Afrika, Kemudian Australia Sampai ke Peru Amerika. Kemudian 3 Abad yang lalu, Garuda memilih untuk dikurung kedalam sangkar. Setiap hari garuda diberi makan oleh tuan nya dari Kekayaan alam yang Diambil dari Wilayah garuda itu. Kemudian garuda melahirkan di Dalam sangkar, demikian seterusnya Hingga Cucunya, lalu cicitnya garuda, semuanya tetap didalam sangkar. kita ini sebenarnya adalah Cicit dari garuda itu tadi, karena terlalu lama dikurung, terlalu lama diberi makan oleh tuannya, kita tidak tahu bagaimana Nikmatnya terbang, bagaimana caranya mencari makan. terlalu lamu kita tidak mandiri sehingga Bingung ketika akan bersikap. padahal kita adalah “Garuda”,


Comments



119 Comments so far

  1.    yoyokr on Agustus 8, 2009 13:30

    Jangan kuatir sobat, bukti kejayaan bangsa Indonesia (Majapahit) masih tersisa di Mojokerto, coba lihat di sini: http://katanya.blogdetik.com

  2.    Merah Putih Indonesiaku on Agustus 8, 2009 20:55

    salam kenal,
    postingannya antap,
    sukses selalu,
    mampir ya ke blog saya,

    salam.

  3.    Merah Putih Indonesiaku on Agustus 8, 2009 20:57

    postingannya mantap. :-)

  4.    lilliperry on Agustus 9, 2009 23:11

    nice posting..

    cak nun mang berpikir di luar mainstream orang2, hingga akhirnya malah diasingkan.
    saya sering ikut maiyahan di jogja dan cak nun punya semua argumen untuk mendukung kata2nya.
    *menjura.. :D

    btw, pementasan di paragraf yg terakhir itu tikungan iblis bukan..?

  5.    arista on Agustus 10, 2009 09:30

    @ lili perry
    iya pementasan terakhir adalah pementasan tikungan di graha bhakti budaya TIM

  6.    nurulkey on Agustus 18, 2009 12:28

    sepakat sebenarnya. banyak yg kita ketahui hanya hafalan dan pengetahuan ketika dulu sekolah. what behind, what nextnya yg blm banyak tergali sehingga kemudian jadi lupa.
    ada satu penggalan kalimat yg kena banget dan jadi sering keinget: perbedaan besar kita dengan negara maju adalah, kita selalu berpikir ttg masa lalu, sedangkan mereka selalu berpikir ttg masa depan..
    :)

  7.    arista on Agustus 18, 2009 12:56

    kita berpikir masalalu tapi gak inget sejarah, itu juga sebuah kejelekan, bukankah siklus itu sering berulang, dan kita selalau kaget dengan perulangan perulangan itu….

  8.    Pujaan on Agustus 18, 2009 14:22

    :D…. keren bener bro.. essay lu… nyindir gw banget.

  9.    yoegoe on Agustus 18, 2009 16:01

    Mantabbbs lu broo.. emangg tuhh generasi muda harus tau sejarah-sejarah indonesia. biar bisa menghargai perjuangan pahlawann indonesia..
    NKRI harga mati…

  10.    genduk nining on Agustus 18, 2009 16:14

    sungguh malang memang sejarah yang terlupakan…..
    sudah banyak orang yg telah melupakan sejarah itu… mungkin ada sebagian orang yg berkata sejarah itu hanya masa lalu yang tidak penting u/ di ingat2….
    padahal kita hidup dari masa lalu, kita merupakan bagian dari sejarah itu…..

  11.    arista on Agustus 18, 2009 16:59

    hidup adalah dejavu, semacam perulangan sejarah, tapi hanya manusia yang berpikir yang menganggap itu adalah perulangan……

    mungkin kita saat ini seperti penghuni atlantis waktu itu, yang akhirnya terkubur oleh banjir nuh karena kesombongannya, bisa juga 2012 dijadikan banjir yang akan meluluhlantakkan bumi, kecuali kita menjaga bumi ini.

    pernah saya tulis di http://pasoepati.blogdetik.com/2009/06/29/2012-atau-3-tahun-lagi-kiamat/

  12.    anto snex on Agustus 18, 2009 17:03

    semoga JASMERAH

  13.    ninknonk on Agustus 18, 2009 17:21

    apik.. apik.. ris !!! tak dukung weizzzzsss…

  14.    kids_619 on Agustus 18, 2009 17:31

    JAS MERAH!!!!!

    ‘92……
    GENERASI YANG AKAN MENGHARUMKAN NAMA BANGSA INDONESIA KE SELURUH PENJURU DUNIA,
    GARUDA ITU TELAH LAHIR, BERSIAP MENGEPAKKAN SAYAPNYA MENEMBUS CAKRAWALA,

  15.    hidayat on Agustus 19, 2009 16:28

    ikut dukung aja deh :)

    cause it’s nice,,,

  16.    Hendi on Agustus 19, 2009 16:37

    setuju banget…terlepas dari perkiraan Atlantis apa bukan,tetap saja pada kenyataannya Indonesia adalah negara yang subur dan kaya,dan hal itulah yang kurang sekali disadari oleh rakyat kita ( sudah dimanfaatkan dan dikikis pelan2 oleh negara lain contoh:freeport,kekayaan laut dll).padahal kalau di lihat kebelakang bnyak orang Indonesia DULU yang mati mempertahankan tanah ini.

    menurut saya,bnyak orang Indonesia menggembor2kan masa depan negara ini padahal mereka justru merusaknya karena mereka sendiri tidak melihat kebelakang dan menghargai masa lalu.padahal masa depan tercipta lebih baik bila kita belajar dan menghargai hal2 di msa lalu.

    masa depan relatif,yang penting adalah PROSES menuju kesana,thq

    kesan blog ini:kritikan dan sentilan yang bagus untuk kemajuan Indonesia.

  17.    win-d on Agustus 19, 2009 16:42

    yah,itulah susahnya setelah mengalami penjajahan 3,5 abad. Belanda bukan saja mampu memecah-belah indonesia, tetapi juga mampu membuat perpecahan itu berlanjut terus dan menerus, ibarat api dalam sekam, siap membakar kapan saja, sewaktu-waktu.
    sampai bangsa kita melupakan bangsanya sendiri, hanya memikirkan diri sendiri. Semakin di perparah dengan penguasa yang di RAJA kan, rakyat yang terlalu MALAS untuk berpikir, atau mungkin sudah terlalu lelah untuk berpikir,,,,

    mgkn pelajar2 sekarang sudah terlalu sibuk merokok, minum, n dugem kali, ketimbang membaca….

    salam damai….V

  18.    echozeck on Agustus 19, 2009 16:53

    nice post gan….:D

  19.    Hendi on Agustus 19, 2009 16:54

    harusnya penjajahan dianggap sebagai lem..seluruh rakyat Indonesia Lho bersatu ( bayangkan ratusan juta rakyat Indonesia) untuk mengusir penjajah…keterpurukan Indonesua sekarang lebih diakibatkan oleh perilaku-perilaku individu dan kalu dibicarakan lebih jauh berhubungan dengan kekuasaan dan hal2 pribadi.

    generasi sekarang hanya kurang menghargai kelebihan Indonesia dan kurang menghargai masa lalu.coba saja kita mengerti dan mengalami susahnya perjuangan kemerdekaan,pasti kita lebih menghrgai potensi-potensi negara ini..

    cmiwww

  20.    balungan_sugih on Agustus 19, 2009 17:11

    posting yang mantap.
    Moga-moga Indonesia di tahun-tahun yang akan datang lebih maju sehingga menjadi bangsa yang besar..

    Bersatulah Indonesia

  21.    Pejuang DO|TA on Agustus 19, 2009 19:23

    ane masih inget semua Gan ….. ! “alhamdulillah ” soalna ane masih kelas 2 SMP Gan …… ! :D

  22.    bajahitam_rx on Agustus 19, 2009 20:52

    juragan,membaca blog anda, saya jadi ingat pepatah “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”.secara teori,pepatah itu jelas meningkatkan jiwa nasionalis kita. kenyataannya??

    jaman udah banyak berubah gan,era sekarang, paradigma tersebut mengalami pergeseran makna.bangsa yang besar adalah….bangsa???diri sendiri yang besar adalah diri sendiri yang kaya raya dengan harta melimpah,jabatan yang tinggi,serta pergaulan yang makin ruwet di kalangan pemuda.

    akankah kita seperti ini terus atau malah makin parah?cuma KESADARAN pribadi masing2 yang mampu mengubah negara kita.

  23.    Denny0214 on Agustus 20, 2009 11:55

    Pendapatnya bagus gan.. tapi akan lebih baik kalo ditambahkan pemikiran juragan, apa yang semestinya kita lakukan untuk membuat negeri ini menjadi lebih baik lagi..

    ID kaskus: denny0214

  24.    Ocim on Agustus 20, 2009 15:03

    ayo kita mesti terus berjuang

  25.    Donny, on Agustus 20, 2009 22:03

    Artikelnya mensupport bngt bwt gnerasi muda indonesia,

  26.    Dimas anak perantau di Papua on Agustus 21, 2009 08:21

    Emang kita wajib bangga dengan Negri KIta tercinta ini…tebarkan salam Perdamaian dari sabang sampai merauke…

  27.    Pa'e DEjAN on Agustus 21, 2009 08:56

    Top Markotop……kembali membuka mata kita tentang apa dan siapa Indonesi

  28.    Febrian Indra Rukmana on Agustus 21, 2009 09:19

    Asslm. setelah membaca artikel ini.Saya jadi tersanjung bahwa negara yang saya cintai ini punya sejarah yang indah tapi kita sebagai generasi penerus tidak bisa memanfaatkannya yang mungkin di sebabkan oleh kebijakan pemerintah yang tak gendong ke mana - mana oleh pihak swasta / asing. Seharusnya kita sebagai bagian dari negara Indonesia baik rakyat, pemerintah, dan segala elemen bangsa saling baur - membaur membangun bangsa ini agar berkembang dan dapat bersaing dalam segala bidang dan aspek di mata dunia.Wasslm

  29.    kaoru koganei on Agustus 21, 2009 12:15

    mungkin jawaban dari mengapa generasi sekarang lupa akan sejarah terdahulu adalah karena INDONESIA ITU SENDIRI GAN!!!

    sesuai kata agan tadi, “surga pernah bocor dan cipratan bocor itu indonesia”. karena kita (bangsa indonesia) begitu makmur dan sejahtera (dulu), seperti kata koes plus “tongkat kayu ditanam jadi tanaman”, nah itulah awal kerusakan di indonesia… JRengggggg..

    jadi sejak dahulu, indonesia udah terkenal dengan rempah2, pelayaran, jalur perhubungan laut(perdagangan), sehingga info tentang indonesia sudah dikenal didunia, sehingga bangsa2 lain yang ga punya sumber daya alam kaya kita, contohnya belanda dan teman eropanya (ga punya tanah sesubur kita= ga ada rempah), jepang (ga punya minyak melimpah buat perang di perang dunia), pada iri dan menjajah kita…

    setelah kemerdekaan, bangsa lain masih iri juga sama indonesia karena sumber daya alam nya masih banyak, sehingga mereka mulai melakukan program”degradasi moral” ke indonesia. banyak gan caranya, lewat belajar untuk ngutang ke negara lain, masuknya budaya lain, kesenian, buku2, literatur2, paham2, dll. sehingga bangsa yang baru merdeka ini belum kuat dan tak mampu memilah2 nya.sehingga mulai hilangnya nasionalisme di bangsa indonesia==== (mungkin itu juga yang membuat pada saat itu banyak pemberontakan dalam negeri)===, dan semangat2 lainnya…

    semakin kesini, semakin banyak isu2 yang ditiupkan mereka, bangsa lain, sehingga generasi sekarang semakin ciut semangatnya, hal itu juga seperti warisan dari generasi sebelumnya yang mengalami hal serupa.

    mungkin kebangkitan “semangat” itu hanya bisa dibangkitkan dari dalam bangsa indonesia.

  30.    setya on Agustus 21, 2009 12:38

    kita sebagai generasi muda wajib tau sejarah sejarah indonesia.
    biar g malu sama negara tetangga kalo ditanya tentang sejarahnya

  31.    RoniOcta on Agustus 21, 2009 15:30

    Saya pernah menulis hal yang hampir sama, monggo di kunjungi di http://roniocta.com/?p=20

    Indonesia ini negara yang besar, saking besarnya, kita sendiri tidak perlu berusaha keras untuk tampil dan menjadi besar bagi bangsa-bangsa lain. Generasi 20 atau bahkan 50 tahun kedepanlah yang akan mengangkat derajat bangsa ini menjadi peradaban dan mercusuar dunia. AMIN.

    aku jga terinspirasi nulis dari pertunjukan Tikungan Iblis dan Acara Kenduri Bulan Juli 2008 itu mas

  32.    wahdi on Agustus 21, 2009 20:53

    setuju bgt gan,,,
    tapi gw punya ungkapan kayak gini

    “Masa lalu adalah sejarah,
    Masa depan adalah misteri dan
    Masa kini adalah realitas”…

    Jadi menurut gw penting memang buat kita untuk mengenal sejarah bangsa ini supaya kita bisa belajar dari kegagalan masa lalu kita agar bisa diperbaiki atau belajar dari keberhasilan kita di masa lalu supaya menjadi motivasi kita saat ini.

    Tapi ada yang jauh lebih penting dari itu yang perlu kita sadari, jangan sampai kejayaan Indonesia di masa lalu membuat kita jadi terlena… walaupun pasti ada juga kesalahan di masa lalu yang telah dilakukan pendahulu kita sehingga kondisi negara kita menjadi seperti sekarang (setengah tergadai, kalau tidak mau dikatakan terjajah secara ekonomi).

    Untuk masa depan Indonesia yang masih misteri, semuanya bergantung pada apa yang kita lakukan saat ini. Karena bagaimana nasib bangsa ini sekarang pasti tidak lepas dari apa yang kita lakukan di masa lalu,dan bagaimana nasib bangsa ini kedepannya pasti tidak lepas dari apa yang kita lakukan saat ini.

    Jadi buat kita selaku generasi muda Indonesia yang masih memimpikan Indonesia berjaya di masa depan, marilah kita mulai berpikir dan bertindak secara nyata diseluruh bidang yang kita tekuni sesuai dengan kompetensi kita dengan tujuan yang sama yaitu MENGEMBALIKAN KEJAYAAN INDONESIA.

  33.    arista on Agustus 24, 2009 08:45

    Negeri yang pemerintahnya tidak pernah mau sedikitpun menengok kebalakang dan bercermin tentang kebesaran bangsa ini. Pemerintah yang cuek saja ketika Tempe nya di klaim jepang, kemudian batik dan lagu rasa sayange di klaim saudara serumpun kita malaysia. bukan hanya Negeri asing yang mengambil kebudayaan asli kita, pemerintah sendiri ikut serta memusnahkannya.

    sebuah petikan tulisan saya diatas…… dan akhirnya ada daftar 1 lagi yang harus ditambah…. TARI PENDET…..

  34.    panji kartiko on Agustus 24, 2009 15:57

    Sejarah bukan untuk dilupakan.. tapi untuk dikenang, ambil yg positifnya dan look foward 4 the best..

    bener mas panji….

  35.    tatan on Agustus 24, 2009 16:06

    terus berusaha aja tuk berbuat baik boss

    amien

  36.    Ginanjar Wiro Sasmito on Agustus 24, 2009 17:02

    Semua perubahan sejatinya harus diawali pada diri sendiri, Songsong terus masa depan nan cerah yang masih bersifat misterius dengan rencana2 yang mutakhir namun tengok kembali sejarah kita sebagai salah satu motivator kita.

    bener ,…. semua diawali dari diri kita

  37.    triyas on Agustus 24, 2009 17:42

    benar apa yang dikatakan bung Karno “JAS MERAH”.
    ternyata kita sudah lupa siapakah dan darimanakah asal kita, negara dan bangsa ini!

    bener mas… kita sudah pelupa

  38.    cow on Agustus 24, 2009 18:39

    garuda selalu didadaku n mencoba untuk terbang mengelilingi dunia kembali

    semoga kota bisa menemukan garuda kta

  39.    Sarbini on Agustus 24, 2009 23:37

    wis.wis..wis… mantap banget bro postingannya, saya sangat setuju dan mendukung gerakan ato gebrakan ato usaha ato apalah namanya untuk mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia, mudah-mudahan kedepan akan mencul pemimpin yang mempunyai visi & misi untuk mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia. murah pangan, murah sandang, murah papan, Gemah Ripah Loh Jinawi, makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran, semoga, amin.

    makasih bos

  40.    suamimalas on Agustus 25, 2009 00:49

    kita selalu terbuai dengan istilah “kita bangsa yang besar” sampai kadang lupa kalau lama-lama kita jadi makin kecil… :D

    dan sekarang kita lupa kalau kita pernah besar

  41.    makedonia on Agustus 25, 2009 00:57

    postinganya nasionalis sekali gan,…
    sesuai dengan bulan 8 Dirgahayu RI ke 64,..
    kita sebagai anak muda harus mengerti tentang sejarah dari bangsa ini dengan baik,..
    tak menutup kemungkinan apabila suatu negara akan berkembang dengan pesat, apabila pemudanya menghargai sejarah bangsanya,..
    begitu menurut saya gan…

    makasih bro… nasionalis itu ada disetiap jiwa tapi kadang nasionalis tenggelam di dsar jiwa kita

  42.    jande_fc on Agustus 25, 2009 08:10

    mangstab GAN

  43.    Stay Alone on Agustus 25, 2009 08:24

    Kalo saya melihat sejarah Indonesia, sejak zaman kerjaan dulu, jsutru merasa sangat mengerikan… karena Majapahit (yg katanya paling berjaya) ternyata berjayanya krena penaklukan terhadap kerjaan lain…dan itu yg menyebabkan terus2an terjadinya pemberontakan di negeri ini.

    Hal yg terpikirkan saat ini sebagai solusi adalah, “menyatukan pemikiran Soekarno-Hatta-Sjahrir” yg sy anggap betul2 ingin memiliki visi-misi ke depan sekaligus menggunakan latar sejarah sebagai landasan…

    bener bro… pemikiran soekarno dan hatta tidak pernah bersanding

  44.    dikanisa on Agustus 25, 2009 12:11

    Nasionalisme Kita Sedang di UJI

    Hal tersebut tercermin dari beberapa kejadian :
    1. betapa negara tetangga kita sendiri (MALINGSIA) mulai mengklaim satu demi satu produk budaya kita, mulai dari lagu, tarian, pakaian tradisional.
    2. karena diperkirakan ada cadangan minyak dan gas, blok ambalat yang sejak kemerdekaan resmi wilayah Indonesia, sejak 1980an ketika (MALINGSIA) memperbarui petanya hal tersebut dia ingin caplok juga
    3. tidak hanya berhubungan dengan gangguan luar. beberapa hari yang lalu saat sidang DPR. wakil rakyat itulah justru yang melupakan simbol negara Indonesia, alasan lupa memasukkan lagu Indonesia Raya menjadi pembuka sidang dijadikan alasan.
    4. ternyata masih ada instansi pemerintah yang tidak melaksanakan upacara bendera pada 17 Agustus, mereka hanya beralasan tidak memiliki tempat upacara karena pegawainya terlalu banyak. padahal instansi tersebut adalah instansi yang menggembor-gemborkan sistem remunerasi pegawai. (Jangan jangan bila negara ini diserang, justru mereka yang sudah menikmati uang yang bergelimang yang pertama lari ke singapura, dan negara lain untuk minta suaka).]. hmmmmm

    Hal kecil seperti inilah yang harus dimulai dari bangsa ini..
    so.. Maju terus Indonesia…Kita sedang di UJI!!!

  45.    kalasenja on Agustus 25, 2009 13:56

    luar biasa…
    memang banyak yang mengangkat tema ini, tapi cara anda mengutarakan benar-benar “lain” dan membuka mata.

    salut!

    salam,
    kalasenja

  46.    Agung Harufikiamto on Agustus 25, 2009 14:40

    Salam kenal, Merdeka Merdeka Merdeka…
    meskipun negara kita sudah merdeka tetapi masih banyak yang belum merdeka….. Maju Terus Indonesia

  47.    arista on Agustus 25, 2009 14:44

    @ dikanisa = makasih. Opini anda cerdas.
    @ kala senja = jadi tersanjung, makasih mas, pijian adalah tamparan buat saya.

    @ agung = AYo maju bersama sama

  48.    prafangga permana on Agustus 25, 2009 15:17

    JASMERAH
    jangan lupakan Sejarah

    bener jangan lupakan

  49.    FaHmiL on Agustus 25, 2009 15:27

    peninggalan sejarah kan masi banyak gan walau banyak yg tidak peduli terhedap itu semua

    semoga kita bisa memanfaatkannya bro

  50.    Ocim on Agustus 25, 2009 15:30

    yang penting dari diri kita sendiri duLu harus bisa melihat apa yg baik n yg buruk, saya rasa itu cukup

  51.    anthoni_p_w on Agustus 25, 2009 15:30

    yoi gan.!!!
    smg artikel dr blog lo diatas bisa meninggkatkan semangat,wawasan nusantara,jiwa cinta tanah air/nasionalisme para pemuda,generasi penerus anak bangsa.!!!
    dan jangan “JAS MERAH” seperti yang dikatakn oleh presiden pertama kita soekarno.!!!
    i love indonesia.!!!

    doble makasih.. hehhehehhe

  52.    weni on Agustus 25, 2009 15:34

    maju buat generasi indonesia….
    lam kenal.. mampir ya.. :)

    makasih mbak weni

  53.    hanz_ha on Agustus 25, 2009 15:44

    negara kita sebenarnya bisa mandiri dalam banyak sektor, tetapi karena rasa nasionalisme yang sudah memudar itu yang membuat kita lebih bangga dengan milik orang lain. sehingga milik kita sendiri yang sebenarnya lebih baik diambil oleh orang lain tersebut.
    tetapi untuk hal kekayaan warisan budaya yang dimiliki oleh indonesia ini banyak sekali kendala untuk memproklamasikannya menjadi hak milik indonesia. hal ini karena kekayan warisan budaya itu sudah lama sekali ada dan mengalami beberapa perubahan sehingga penemu/pemilik asli dari kekayaan warisan budaya itu tidak/sulit diketahui lagi. selain itu juga karena pemerintah indonesia yang kurang memperhatikan hal ini. dan merupakan pekerjaan wajib bagi pemerintah untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini, salah satu caranya adalah dengan menelusuri sejarah untuk menemukan siapa penemu asli dari warisan kekayan budaya itu dengan melakukan berbagai penelitian. jika ada salah satu dari warisan kekayaan budaya itu yang memang tidak asli dari indonesia atau dibawa oleh bangsa lain, secara tegas dan jelas kita harus mengakuinya, dan tidak menutup-nutupi fakta. karena kejelasan dan ketegasan itulah sebuah informasi akan selalu ada.
    terakhir, bersyukur, jangan mengeluh dan jangan menyerah.

    maaf kalau ada salah kata.

    makasih atas komentar cerdasnya pak

  54.    julie on Agustus 25, 2009 15:49

    seperti anak ayam gemuk yang begitu malas mengangkat tubuhnya, begitulah bangsa ini
    terlalu kaya dan tak peduli

    penggunaan kalimat yang cerdas, makasih mbak jul

  55.    itan on Agustus 25, 2009 16:10

    memang benar,
    gemah ripah loh jinawi, tapi kurang dimanfaatkan..

    semoga indonesia lebih maju di usia yg ke 64 ini..

    terima kasih sudah berkunjung di blog saya, salam kenal..

    amien semoga indonesia makin maju

  56.    gombhenk on Agustus 25, 2009 18:36

    iya…..tempat2 museum di negeri ini semakin jarang dikunjungi, juga pahlawan2 kita banyak yg terlupakan…., padahal bangsa yg besar tdk akan lupa dgn jasa para pahlawannyadan sejarahnya…..nice articles

    kita memang pelupa apa dibuat lupa ya…..

  57.    Jauhari on Agustus 25, 2009 19:34

    Tetap Semangat!

    oke……

  58.    pengamencinta on Agustus 25, 2009 21:50
  59.    zirconteam on Agustus 26, 2009 01:39

    Belum waktunya sang Garuda keluar sangkar untuk membuktikan kamahirannya dalam mencengkram angkasa. Belum waktunya sang Garuda hidup mandiri mencari makan tanpa memperdulikan suapan di dalam sangkar. Pastilah berakhir pada kata “belum waktunya” bila yang terjadi di sekitar kita berupa ketidakpercayaan bahwa dirinya sang Garuda. Kita mengidap amnesia sehingga melupakan diri bahwa dulunya kita adalah Sang Garuda.Dipikiran kita saat ini, kita hanya menganggap diri sebagai burung Murai, yang selalu bersembunyi di lebatnya rimbunan pepohonan ketimbang bertengger kokoh di akar Khatulistiwa menjadi sang Garuda.

    ayo dimulai dari kita sekarang

  60.    alakucu on Agustus 26, 2009 13:57

    aduh…kalo sekarang sudah sulit banget buat anak muda untuk baca - baca sejarah tentang bangsa kita… selain itu juga karena pemerintah indonesia yang kurang memperhatikan hal ini, dan dari kita masing2.
    semua bakal teringat akan sejarah dan budayanya setelah negara ini direbut oleh bangsa lain.

    sejarah terlupakan dan dilupakan

  61.    juragan_sms on Agustus 26, 2009 14:18

    setuju gan…memang kita harus nya lbih menghargai tokoh” pejuang kita…

    oke brooooo

  62.    Heatpipe on Agustus 27, 2009 09:02

    Mengingat kembali pelajaran sejarah pada waktu masa sekolah dulu.
    Penting sekali sebagai seorang warga negara dapat memahami sejarah bangsa secara keseluruhan

  63.    pinkie48 on Agustus 27, 2009 10:18

    garuda akan selalu dihati insan indonesia

    temen2 yang belum komen mampir ya kesini
    http://www.pinkie48.blogdetik.comb

  64.    bintangtimur on Agustus 27, 2009 10:21

    Kebesaran sebuah bangsa selalu tercermin dari sikap mental masyarakatnya.
    Pelajaran dari sebuah bangsa, diawali dari kemampuannya u/ menghargai sejarah dan nilai-nilai budayanya.
    Saya yakin, Indonesia akan bisa menjadi bangsa yg dihargai dunia, asal kita bisa membuat diri kita dihargai oleh bangsa lain.
    Dengan prestasi, dengan etos kerja, dengan keberanian u/ menyuarakan kepentingan bangsa di dunia internasional…
    Salam.

  65.    arista on Agustus 27, 2009 11:34

    @Heatpipe = setuju bro
    @pinkie48 = aku dah mampir kok
    @bintangtimur = petuah bijak bro.. thankss

  66.    putri on Agustus 27, 2009 13:47

    g gk bs komentar banyak saking setujunya..
    yg pasti i hope para petinggi diatas ada yg membaca ini n tergerak hatinya buat bkn sesuatu yg nyata n gk cm sekedar jd wacana kenegaraan…
    g BANGGA bs jd bagian kecil dan anak dr sebuah negara yg kaya akan budaya n sumber daya (cm kurang terasah) yg dkenal dgn INDONESIA…

    makasih komennya bro

  67.    krish on Agustus 27, 2009 15:05

    Republik ini memang kaya bro, mulai dr jaman kerajaan dulu ampe ceplok nya Republik ini masih punya kekayaan yang tak dimiliki oleh bangsa laen. mangkanya mereka pada ngiri, Lah anehnya kita yg dititipin warisan malah ga bisa ngejaga amanah itu. ngejaga aja ga bisa apalagi melestarikan bro. Pulau dijualin, Situs/Patung dilego, ampe budaya bisa di akui bangsa lain. Wah ini bener2 parah bro, ntar bisa2 “Garuda” di lego juga nih.
    Apa kata dunia…..

    hehehhehe bener bro.. thanks komen nya

  68.    Joy Aless on Agustus 28, 2009 03:23

    Sepppppppppp Blok Kaya gini Unik and Langkah………….maju terus Gwe dukung Broooooooooooo…..kepada Semua Rakyat Indonesia Udah Berkali 2 Indohnesia di Lecehkan Tetanggah sebelah,termasuk tentang seni budaya Kita…..yang sering di akui oleh tetanggah sebelah…sejarah Kita Dah Jelas kok pake ngaku ngaku seni budaya kita………tul ga?

    hhmmm betul nggak ya……??

  69.    iman354 on Agustus 28, 2009 10:01

    hebat essainya om….. great post !

    makasih mas iman

  70.    Felis on Agustus 29, 2009 17:07

    Mantap habis, Pak!!!!!!

  71.    Vicky Halim on Agustus 29, 2009 22:12

    Bro, pemikiranmu sangat Konservatif. Pepatah kuno mengatakan Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai pahlawannya. Saya mau katakan orang yang besar adalah orang yang menghargai sejarah bangsanya. Tetaplah untuk menjadi sentinel ( Pasukan yang menjaga perbatasan ) antara budaya modern yang merusak dan budaya bangsa yang membangun. Sukse bro…

    makasih sanjungannya brooo

  72.    ww on Agustus 30, 2009 14:01

    Yup…Apalagi jaman skg para pemuda Indonesia telah banyak yang melupakan jasa2 para pahlawannya,tnpa menyadari apa yang telah mereka dapat sekarang adalah hasil Jerih Payah mereka (pahlawan-pahlawan Indonesia).
    Kl bukan kita siapa lagi yang akan mempertahankan apa yang telah diberikan oleh para pejuang2 kita.Maju terus Indonesia ku….Terjang semua yang memperhambat perkembanganmu.

    manteap brooo

  73.    Diky on Agustus 30, 2009 14:06

    Garuda sekarang telah terkekang,bahkan bulu2 disayapnya pun telah berguguran…kini dia hanya terdiam didalam sangkar emasnya dan hanya bisa terpaku melihat keadaan yang memporakporandakan negeri tercinta….
    mari kita galang persatuan dan kita kembangkan lagi sayap emas Sang Garuda agar dapat kembali terbang menuju Indonesia lebih Baik…..Amin

    amieen…

  74.    ada yang salah dengan nasionalisme saya ?? : hanya seorang suporter on Agustus 31, 2009 11:39

    [...] BH: Kita Menulis Maka Kita Ada-tikabanget- pada Facebook, (bukan) sekedar Jejaring SosialDiky pada kita yang selalu melupakan sejarah.ww pada kita yang selalu melupakan sejarah.Vicky Halim pada kita yang selalu melupakan sejarah.Felis [...]

  75.    naga_orange on Agustus 31, 2009 15:17

    REVOLUSI !!! dan mulai lah dari diri sendiri… mulailah dari hal yg paling kecil dan sepele!!! ketika diri kita dah mulai bs menghargai diri sendiri.. niscaya kita bs jg menghargai orang lain, negara, sejarah, dll… semoga

    bener om naga. semua itu dari diri sendiri, kemudian keluarga, kemudian lingkungan kita dan mungkin baru bisa kenegara kita

  76.    Frans William A.K.A rancena on Agustus 31, 2009 16:58

    Memang sekarang sudah banyak yang melupakan sejarah, maka dari itu sekarang sekolah sekolah sudah mulai membuat pelajaran IPS dari kelas 1, untuk mereka dapat mengerti perjuangan2 para pendahulunya dan bangga, jadi mereka bukan dengan paksaan, namun karena dari diri sendiri ia mau belajar tentang sejarah,

  77.    indoagam on Agustus 31, 2009 23:58

    bener bro sekarang banyak bgt yang melupakan sejarah, tapi menurut gw banyak anak sekolah yang lebih minat masuk jurusan ips daripada ipa,,mungkin dia pingin tau kali ya sejarah para pahlawan mereka di jaman dulu,,tapi kalo kata guru smp gw ada dua kata “JAS MERAH” artinya JAngan Sekali-kali MElupakan sejaRAH..

  78.    antontirta on September 1, 2009 06:03

    mulailah dari sekarang perkenalkan budaya kita ke bangsa lain dengan serius agar jangan sampai menkadi tinggal sejarahnya saja.
    http://antontirta.blogdetik.com
    http://cepot-bandung.com

  79.    Derby on September 1, 2009 07:46

    Mari kita lestarikan bangunan sejarah kejayaan Indonesia

  80.    k3k3k3 on September 1, 2009 14:06

    topik yg bagus gan untuk menyentil generasi muda kita yg mentalnya gampang terbawa arus. Menurut saya gan, hal ini sungguh menyedihkan krn yg saya lihat generasi muda kita itu seperti krisis identitas dan tidak pny pendirian.
    Sejarah merupakan sesuatu yang dapat dijadikan pembelajaran kedepan. Banyak yg tidak memaknai arti dari nasionalisme itu.
    Nasinalisme merupakan suatu paham yang menciptakan dan mempertahankan paham kedaulatan sebuah negara.
    Brp banyak nyawa yg harus dibayar untuk menjadikan sebuah negara Indonesia yg merdeka dan berdaulat,?
    Itulah arti penting pengorbanan pahlawan-pahlawan kita di masa lalu.
    Apakah kita ingin jasa2 beliau tersia-siakan,?
    Jawabannya jelas tidak,!!
    Memang sampai sekarang ini Indonesia masih perlu penataan yg baik khususnya dlm struktur pemerintahannya.
    Mohon maaf sblumnya,bukan ingin menyinggung orang2 parpol,tetapi memang sudah seharusnya yang memegang pemerintahan itu adalah orang2 akademisi serta praktisi yang memang pakar dalam bidangnya. Parpol cukup dijadikan kendaraan politik semata dan jangan digunakan untuk menghasilkan orang yang jago berbicara.

    Demikian gan opini yang dapat saya utarakan demi Garuda yang ingin mendapatkan kebebasan dan indahnya cakrawala.

  81.    voltoez on September 2, 2009 10:45

    saya melihat postingan anda dikaskus dan tertarik mbaca mbaca bagus sih isi blognya semoga terus berkembang updatenya

  82.    lostprophets on September 2, 2009 23:02

    topik yang sangat menggugah bangsa gan. membangkitkan rasa cinta tanah air. dimana saat2 ini bangsa kita mulai banyak direndahkan, dicuri, semakin buruk namanya.

    atlantis memang suatu sejarah yang hebat. TAPI INDONESIA MEMILIKI SEJARAH YANG JAUH LEBIH HEBAT DARI NEGARA2 MANAPUN. kerajaan2 yang kuat, kultur budaya yang beraneka ragam, kemerdekaan yang diraih sendiri. yang didunia ini cuma didapatkan oleh 2 negara.

    I LOVE INDONESIA
    Garuda di dadaku is the best.

  83.    EmoPunkRock on September 3, 2009 15:46

    huuummm… kesimpulan menurut saya generasi muda harus bersatupadu dan punya semangat nasionalisme yang tinggi. Sayap sang Garuda semakin tenggelam, saatnya kita para pemuda dengan semangat perubahan untuk bangsa, menanamkan kembali karakter disiplin, kerja keras, dan gotong royong di segenap jiwa kita, karena tanpa itu semua potensi sumber daya yang ada di negeri kita hanyalah menjadi pajangan belaka dan hasilnya bukan menjadi kesejahteraan seluruh penduduk Indonesia.

  84.    Adam nyari hawA on September 5, 2009 18:59
  85.    putuarta on September 6, 2009 12:20

    artikel yang bagus mas, menarik….
    lanjutkand..! :)

  86.    razi on September 6, 2009 13:44

    wajarlah kita sering melupakan sejarah
    generasi muda sekarang sering melupakan usaha” para pejuang
    usaha para pejuang yang tak ternilai
    generasi muda sekarang cenderung melupakan usah para pejuang
    mereka lebih suka melihat hal-hal yang baru dan lebih galmour

    thx jangan lupa cendoooolll nya
    buat zoran

  87.    kliiercat on September 6, 2009 13:46

    itulah orang indonesia (mungkin termasuk kita). orang indonesia cuma peduli sama yang ada sekarang sama hasil instan, jangankan sejarah indonesia, orang indonesia aja susah kalo disuruh penelitian. soalnya penelitian itu prosesnya lama sih, dan hasilnya juga lama baru keluar. pantes negara kita engak maju2

  88.    Agand on September 6, 2009 20:26

    Apa yang aku tahu tentang sejarah? Tak ada… *menohok dada dengan baca postingan ini*

    Aku bingung, telatkan aku untuk belajar sejarah? Kalau hendak beljar, mulai dari mana aku hrs belajar dan dari mana sumber yang dapat dipercaya… Hiks, jadi sedih banget menyadari kalau diri ini tidak mengetahui dengan pasti sejarah negerinya sendiri… *semaput*

  89.    pizima on September 7, 2009 14:49

    Mungkin generasi muda menjadi begini gara2 skrg pemerintah “terlalu lunak” dg terlalu mudah membiarkan budaya2 asing negatif yg masuk dari luar tanpa filter yg sangat ketat seperti masa orba dulu.

  90.    777788 on September 8, 2009 22:47

    sehubungan dengan banyaknya teknologi canggih yang merebak di indonesia, maka banyak masyarakat indonesia yang beralih untuk lebih mempelajari bagian2 dari kecanggihan produk2 teknologi yang akhir2 ini sangat pesat berkembang. waktu yang digunakan hampir 80% untuk memakai teknologi yang ada. jadi wajar kalo masyarakat lupa akan sejarahnya sendiri, karena mereka secara tidak langsung sudah dijajah oleh produk-produk asing yang menawarkan kecanggihan teknologi

  91.    Mushasi Aska on September 9, 2009 04:34

    kalo saya fikir orang - orang indonesia itu sadar dan ga ada yang lupa akan sejarah meski ga ngerti betul tetapi mereka sedang bingung mau di gimanain itu SDM ma SDA karena selalu terpentok dgn urusan korupsi [ UANG ] dan mungkin ada beberapa lagi yg masi sibuk buat njegal sana sini ga peduli orang lain…seandainya kita semua faham dan elite politik juga paham mungkin kiya ga sesusah skrg ini…postingan ini bisa buat renungan juga buat kita apakah kita sudah berada di jalur yang benar buat mendukung indonesia serta memajukan indonesia…kalo belum mari kita koreksi sejauh mana kita telah salah jalan buakan hanya komen dan maki2 org tapi bagai mana kita menyikapi masalah bangsa ini dgn buijak dan berfikir sebagai mana orang indonesia di kenal dunia

    MURAH SENYUM , RAMAH , BERBUDI LUHUR…

    thank’s post nya gan…..

  92.    heroo_barton on September 9, 2009 04:59

    ane cuma ikut kasih saran,,,
    coba pribadi generasi penerus bangsa punya tiga syarat kesatria…
    1. rukun
    2. kompak
    3. kerja sama
    pastilah Indonesia di masa yg akan datang bisa sesuai dengan apa diharapkan oleh para sesepuh.
    indonesia akan kembali jadi macan asia bahkan dunia..
    tapi sayang,,kl di perhatikan…
    mahasiswanya bekerja sama untuk demo yg anarkis..
    apa mw di kata kl sifatnya sudah tertanam seperti ini…
    just sharing ganz….

  93.    Tips Blogging on September 9, 2009 11:00

    gw tertarik dengan kalimat berikut ini :

    “Tiket masuk Museum kita hanya 500 - 1000 rupiah saja. itupun juga sangat jarang sekali pengunjungnya, hanya anak sekolah dasar yang melakukan karya wisata.”

    sepertinya kita belajar sejarah hanya di sekolah saja tepatnya waktu SD. kalo udah lulus SMA mah udah pada males ke museum. sekarang anak2 lebih suka pergi ke mall, main game, dll.

    teknologi canggih mempunyai dampak untuk membuat kita malas untuk belajar sejarah..

    btw.. mantap gan artikelnya..

  94.    molockh on September 9, 2009 11:46

    Bagus blognya informatif, rame lagi,

    Tapi ada yang tau nggak asal cendol dr mana?
    Klo dr Indonesia sebaiknya harus dipatenkan karena tuh makanan enak banget apalagi skalian buka puasa..

  95.    george6 on September 9, 2009 16:18

    kita memang selalu melupakan serah kita sendiri…
    padahal serah kita itu sebagai bisa jadikan sebagai dorongan untuk membuat negara kita supaya maju…

  96.    Facoay on September 10, 2009 03:44

    Ini kali yg melatar belakangi ramalan2 di luar Indo yg menyatakan bahwa thn 2015 Indo menjadi negara maju.. Tapi apakah secepat itu..??
    Untuk menuju kesana harus punya pimpinan yg kuat, berpikiran maju, kreatif, dan bebas korupsi..

  97.    i3lh4m on September 10, 2009 04:56

    Ini mengingatkan saya pada kata bijak seperti ini “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya”. Memang seharusnya kita seperti ini klo mo jadi bangsa besar. Tidak hanya pahlawan, tapi sejarah masa lalu yg seharusny tetap dilestarikan sampai anak cucu kita. Coba bayangin klo sekarang udh banyak org yang ga tau sejarah negara kita ini, maka anak cucu kita nantiny ga tau sejarah negeriny sendiri.

  98.    john134 on September 10, 2009 06:50

    wah,,,
    bagus nih juga nih “ceritanya”,
    menurut gw sih, bangsa ini merupakan bangsa yang besar (simbolik garuda yang perkasa) tapisang garuda itu sendirilah yang mengurung diri sehingga tidak dapat berkembang,,,
    contohnya :
    hanya di inonesia jika melakukan sesuatu yang baik itu ditertawakan (ex. bertanya)
    hanya di Indonesia banyak orang yang tidak tau mengenai sejarah bangsanya
    dll.
    Jadi, kita sbg garuda2 yang mau keluar dari sangkar harus membantu garuda2 yang lainnya untuk keluar dari sangkarnya,,,
    karena bangsa Indonesia tidak egois,,,
    karena bangsa Indonesia adalah bangsaku,,,
    mari kita bersama-sama membuktikan kepada dunia bahwa kita adalah garuda yang dapat terbang tinggi

  99.    Muhammad Imron on September 10, 2009 08:36

    sebenarnya bukan dimasalah besar-kecil, bodoh-pinter, lambang, atau apalah…
    yang penting manusianya itu sendiri…
    kalo misalkan manusianya punya mental pemalas seperti kebanyakan rakyat indonesia kita sekarang ini…
    maka bangsa apapun itu akan majulah bangsa tersebut…

  100.    sfjr07 on September 10, 2009 11:51

    yaah,, itulah yang terjadi dalam perkembangan zaman
    kita jadi lebih bangga dengan hal-hal yang bersifat modern dibandingkan budaya kita yang dianngap ‘kuno’

  101.    Prince Caspian on September 10, 2009 12:53

    Saya Sih Nggak Pernah Lupa Sama Sejarah !!

    Soalnya Tiap Hari Belajar Sejarah..

    hehehehe…

  102.    Ndoro Seten on September 10, 2009 13:28

    makane bangsa kita kian terpuruk…rupanya kita sudah melupakan akar dan asal usul kita sih!

  103.    gratizan on September 10, 2009 16:35

    tetapi ada sejarah yang di putar balik (ada skenarionya), contohnya waktu saya sd sampe smp kalo setiap bulan september selalu ke bioskop untuk nonton sejarah yang ternyata memiliki skenario sendiri, tujuan dari ego dalang2 yang berakhlah mulia (katanya sih!!!)
    jaman sekarang mana ada anak sd nonton pelem sejarah “skenario”

  104.    Adrian_7 on September 10, 2009 20:36

    Bener kok judulnya, nggak harus dilupain ( lupain yg buruk2nya aja ). Ya sebenernya yang penting inti yang baik dari pejuang sebelumnya kita contoh n kembangkan. Post yang mendidik.

  105.    Achillo on September 10, 2009 23:14

    Penggugahan rasa bangganya diriku akan Indonesia,ga ada yang harus aku rasa malu dengan negeriku sendiri.Dimanapun pulau yang aku singgahi ternyata masih satu juga,Indonesia.Dan yang masih bangga kukatakan sampai sekarang,Lebih baik hujan Batu di negeri sendiri,daripada hujan Emas di negeri orang.

  106.    taktaulah on September 11, 2009 15:56

    mantab gan…

    jangan lupa ijo2 nya…

    heheheheh….

  107.    Noor Titan on September 12, 2009 09:06

    tersindir nih :)
    semoga semangat untuk merubah nasib negeri ini melalui berkaca pada masa lalu tidak hanya sebatas membaca postingan ini, merasa tersindir, lalu sudah.
    semoga semuanya bisa tersadarkan.

  108.    suryonet on September 13, 2009 20:23

    memang benar semua yang ditulis di blog ini, seperti tidak ada kepedulian dari bangsa kita sendiri yang menyebabkan kita akan terus terpuruk dalam lembah malu di pergaulan dunia, sepertinya memang bangsa indonesia ini tak mau memakai spion dalam mengendarai kendaraan reformasi, tak mau sekilas melihat ke belakang dalam mencapai tujuannya..

    tapi slalu kutunggu, Indonesiaku Maju…!!

  109.    Denny Kurniawan on September 16, 2009 16:54

    saya sangat setuju dengan apa yang diutarakan di blog ini. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan bangsa ini akan menjadi lebih baik.

  110.    kangaros on September 16, 2009 19:44

    emang bener nih.. bloh yang bagus broo. :D
    terus lah membuat blog” spt ini.. :)

    -kangaros- :D

  111.    T-iren on September 16, 2009 23:20

    mantabff … kita mang seharusnya g’melupakan sejarah, karena sejarah adalah bagian dari jati diri bangsa …

    MERDEKA!!! …

  112.    noersigit on September 18, 2009 05:38

    walopun ada sejarah yang di putar balik (ada skenarionya),

    tapi semua itu berpengaruh terhadap apa yang terjadi sekarang ….

    Ingat Bung Karno ….

    JAS MERAH ……….
    JAngan Sekali-kali MElupakan sejaRAH . . . .

  113.    yoga on September 18, 2009 14:22

    SEjarah adalah tanda bukti kebesaran bangsa karena itulah tak ada yang boleh melupakan sejarah..sama halny seperti pengalaman adalah guru yang berharga bgtu pula sejarah..dari sejarah kita bisa mengungkap sesuatu yang mungkin tidak bisa kita liat dari apa yang telah ada sekarang..

  114.    reyn4 on September 20, 2009 03:03

    ane setuju dengan apa yg ditulis..
    memang patut disayangkan skali, bhw hingga saat ini, generasi muda mengacuhkan sejarah bangsa. Akibatnya negara kita yg kaya ini, tetap saja miskin. Sangat memprihatinkan.. Ayo buat generasi muda Indonesia, mari sama2, kita bangun kembali negara kita. Merdeka !!

  115.    Ray on September 21, 2009 10:36

    Jangan pernah sekali-kali kita melupakan sejarah bangsa dan setiap apapun yang berkaitan, biar kita bisa menjadi bangsa yang besar dan bangsa lain tidak dapat mengklaim milik pusaka kita.. ^^

    :iloveindonesia

  116.    royudin on September 26, 2009 16:57

    Memang yg muda da bnyk melupakan sejarah yg ada dinegeri kita sendiri, karna disekolah2 jg dah bnyk yg tdk mengajarkan lg sejarah & mengenalkan tentang negeri kita sendiri kpd murid2nya.
    Untuk itu peran pemerintah, guru mengajarkan/ mengenalkan kpd yg muda2 ttng sejarah negeri kita sendiri.
    I Love U Full Indonesia..

  117.    Mr.Gilgamesh on Oktober 1, 2009 00:30

    GUA SELALU INGAT SUKARNO!
    JAS MERAH!! JANGAN SEKALI2 MENINGGALKAN SEJARAH

  118.    JAMIDONK on Oktober 14, 2009 21:46

    DITUNGGU CENDOLNYA LO………

  119.    mif on Nopember 28, 2009 13:05

    Indonesia sangat amat kaya sekali dengan kebudayaannya,jadi berbanggalah jadi orang Indonesia dan berbuatlah yang terbaik selagi masih muda…:D

Name (wajib)

Email (wajib)

Situs web

Speak your mind

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda