Ramadan 1436 Hijriah, Apa Yang Berbeda?

23 Jun 2015

Barang siapa hari ini LEBIH BAIK dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang BERUNTUNG,
Barang siapa yang hari ini SAMA DENGAN hari kemarin dialah tergolong orang yang MERUGI
dan Barang siapa yang hari ini LEBIH BURUK dari hari kemarin dialah tergolong orang yang CELAKA (HR Hakim)

Udah bulan puasa lagi nih? Trus lebaran, Trus tahun baru, Trus, Trus, Trus.

Waktu terasa bergulir begitu cepat, kadang kita merasa baru kemarin kita ber Idul Fitri dengan mudik ke kampung halaman, eh sudah puasa lagi. Kata seorang teman, kalau waktumu banyak diisi dengan hal hal yang bermanfaat, maka akan terasa sangat cepat. Setuju kawan? Saya sedikit setuju dengan pernyataan kawan saya tadi. Saat puasa seperti ini contohnya, Saat kita sibuk beraktifitas, sibuk kuliah / bekerja eh tahu tahu sudah mau buka. Berbeda kalau kita sedang diam dan tidak malakukan kegiatan apapun, jarum jam semenit pun sudah terasa sejam.

Bagaimana dengan tahun ini? Selama satu tahun berlalu pencapaaian apa yang sudah kita dapatkan? Sudah tercapaikah target yang kita canangkan tahun lalu? Apakah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya? Atau kah kita merugi karena tahun ini sama dengan tahun lalu? mari sedikit merenung sejenak.

Ramadhan 1436 H, Apa yang berbeda?
Saat jelang Ramadhan Saya pribadi selalu ingin menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan, batu pijakan untuk melangkah lebih baik lagi. Namun ternyata gagal, entah sudah berapa kali Ramadhan saya berniat dan berjanji demikian namun selalu saja saya merasa pencapaian saya kurang dari yang saya targetkan.

Ramadhan tahun ini pun begitu juga, ada keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ada bisikan di hati kecil “Ah mentang mentang Puasa, semua jadi rajin” Bisikan itu kadang yang membuat kita menjadi malas karena yakin bakal terulang lagi nanti. Tapi bukankah Hidup adalah proses, dan kata Dik Doank Proses adalah perubahan. karena perubahan itu yang menandakan kita hidup.

Berikut beberapa tips saya tentang Bagaimana membuat Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin?
1. Nikmati dan Pahami Proses
Setiap semua yang hidup selalu mati, Jika kita memahami proses itu, pasti kita tidak akan menyia nyiakan kesempatan bertemu Ramadhan tahun ini

2. Jangan bebani target
Jangan pernah membebani diri dengan target dan pencapaian, biasanya kita akan melakukan sesuatu demi mencapai target secara terpaksa dan tanpa menikmatinya. Makin berat target makin nggak santai buat ngejalaninnya.

3. Konsekuensi
Tanpa target bukan berarti harus seenaknya, Konsekuensi wajib. Kalau mulai males ke masjid, harus di lawan perasaan malesnya.

4. Jangan berpuas diri
Ilmu padi semakin berisi semakin merunduk, pas kalau kita terapin biar tahun ini ramadhan kita lebih baik dari ramadhan kemarin.

Mungkin itu 4 cara yang akan saya lakukan di Ramadhan tahun ini biar saya tidak termasuk orang orang yang merugi seperti yang disebut dalam Hadist Nabi di atas.

Ada lagi yang mau menambahkan? Dengan senang hati kita terima lho.


TAGS


-

Author

Follow Me